HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN RESUSITASI JANTUNG PARU DENGAN SELF EFFICACY PERAWAT MENANGANI PASIEN HENTI JANTUNG

Authors

  • Panji Putro Pamungkas

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang : Henti jantung masih merupakan penyebab kematian utama di dunia. Walau telah ada kemajuan dalam hal tatalaksana kegawatdaruratan kardiovaskular. Dalam melakukan pelayanan kegawatdaruratan kemampuan tenaga medis juga menentukan keberhasilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang resusitasi jantung paru dengan self efficacy perawat dalam menangani pasien henti jantung.. Metode : Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi, sampel yang dipakai adalah perawat ruang ICU sebanyak 24. Uji yang dipakai menggunakan Spearmen Rank Test. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar perawat (54,2%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang RJP dan sebagian besar (64%) memiliki self efficacy yang baik. Analisa : Hasil uji Spearmen Rank Test diperoleh hasil nilai ρ=0,000 dan r=0,824 bahwa terdapat hubungan sangat kuat antara pengetahuan tentang resusitasi jantung paru dengan self efficacy perawat dalam menangani pasien henti jantung di ICU RSU Haji Surabaya. Pembahasan : Oleh karena itu, diharapkan profesi keperawatan lebih meningkatkan kembali perannya sebagai caregiver dan edukator serta meningkatkan skill dengan cara seminar, workshop, dan pelatihan.

Downloads

Published

2022-07-09

How to Cite

Panji Putro Pamungkas. (2022). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN RESUSITASI JANTUNG PARU DENGAN SELF EFFICACY PERAWAT MENANGANI PASIEN HENTI JANTUNG. JURNAL KEPERAWATAN, 16(1). Retrieved from https://nersbaya.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/nersbaya/article/view/25

Issue

Section

Articles